Panduan Pencari Kerja

Bismillah..

Tabik pun semua rekan-rekan pencari kerja. Selamat datang dan terima kasih telah menggunakan mesin pencari lowongan kerja Lampungloker.com.

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai adalah idaman dari semua pencari kerja. Kami yakin begitu juga dengan rekan-rekan.

Untuk menggapai hal tersebut, kita sebagai pencari kerja perlu secara selektif memilah dan memilih informasi lowongan pekerjaan yang ingin kita lamar. Sebab di Internet, arus informasi begitu deras. Hoax ada di mana-mana. Sehingga dibutuhkan kecermatan dalam menerima informasi tersebut.

Di Lampungloker.com, kami berupaya semaksimal mungkin melakukan kurasi lowongan kerja yang masuk. Melalui tahapan filtering, sortening, dengan kriteria khusus yang telah kami tetapkan. Tujuannya agar informasi lowongan kerja yang kami tayangkan adalah informasi yang valid bebas hoax.

Namun demikian, kami menyadari selalu ada peluang hoax lolos dari filtering. Oleh karena itu, kami mengajak rekan-rekan yang menemukan informasi loker yang tidak valid di website lampungloker.com agar dapat melaporkannya. Tekan menu "Laporkan Penipuan" di pojok kanan bawah lowongan jika rekan-rekan menemukan loker hoax atau tidak valid.

Tips Aman Cari Lowongan Kerja di Internet

Berikut ini adalah panduan singkat yang telah kami rangkum berdasarkan pengalaman kami, untuk menghindari penipuan dalam melamar pekerjaan.

Melamar Kerja Itu Gratis

Kadangkala di beberapa lowongan kerja, rekruter mensyaratkan pembayaran biaya kepada pelamar. Biaya administrasi, biaya materai atau uang jaminan dan sebagainya.

Perlu rekan-rekan pahami, melamar atau mencari kerja sejatinya adalah mencari uang bukan mengeluarkan uang. Sehingga kami sarankan jika rekan-rekan menemukan hal semacam ini ketika melamar kerja, sebaiknya jangan dilanjutkan.

Meskipun rekruter / oknum perusahaan menjamin kepastian diterima, kami sarankan jangan membayar. Bahkan hanya sekecil biaya matera Rp 10.000 sekalipun.

Gali Informasi Perusahaan

Jika rekan-rekan melamar kerja ke perusahaan, pastikan kenali dulu perusahaan tersebut. Apakah perusahaan betul-betul ada, memiliki alamat, nomor telepon yang jelas, sektor usaha yang jelas dan sebagainya.

Ini penting agar rekan-rekan tidak merasa kecewa ketika telah bergabung dengan perusahaan tersebut.

Hal ini juga bisa diterapkan jika rekan-rekan melamar pekerjaan ke perusahaan perorangan yang belum berbadan hukum. Pastikan kita sudah memiliki informasi yang cukup sebelum mengirimkan lamaran.

Tetap Rasional / Masuk Akal

Mungkin rekan-rekan pernah menemukan iklan lowongan kerja yang jobdesk-nya ringan tapi dijanjikan penghasilan yang sangat besar. Bahkan kadangkala too good to be true, kayak terlalu manis buat jadi kenyataan.

Waspadalah, ini bisa jadi tanda-tanda penipuan atau setidaknya pengelabuan.

Jaga Baik-baik Data Pribadi

Tips aman melamar pekerjaan

Lindungi data pribadi saat melamar pekerjaan. Gambar via Glints

Di era digital ini, data pribadi adalah aset berharga yang harus dilindungi. Data diri ini termasuk KTP, Ijazah, dan dokumen lainnya.

Mungkin rekan-rekan pernah tahu betapa mudahnya orang melakukan pinjaman online hanya bermodal KTP dan foto selfie. Jangan sampai data pribadi kita digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan yang merugikan.

Oleh karena itu kita harus yakin dulu kepada siapa kita menyerahkan data pribadi kita.

Lebih khusus lagi, jika rekan-rekan melamar via formulir online atau email. Bagi rekan-rekan yang melamar secara konvensional, risiko penyalahgunaan data tetap ada.

Berhati-hati Dengan Formulir Online

Kami tidak melarang rekan-rekan mengisi formulir online untuk melamar kerja. Namun, kita hanya perlu sedikit teliti.

Banyak perusahaan memang cenderung lebih memilih rekrutmen online melalui formulir di website. Mengingat kondisi pandemi sejak 2020 lalu.

Berikut ini kriteria formulir online yang menurut kami aman untuk diisi:

  1. Hati-hati mengirimkan softcopy dokumen (hasil scan) melalui formulir online gratis seperti Google Form, JotForm dll.
  2. Hati-hati jika formulir meminta data yang "terlalu detail" kepada anda. Terutama di Google Form
  3. Formulir yang menurut kami relatif aman adalah formulir yang dibuat khusus di website resmi perusahaan. Beberapa contohnya seperti career.indomaretgroup.com atau karirkawanlama.com

Perusahaan Besar Tidak Pernah Menggunakan Gmail atau Email Gratisan Untuk Rekrutmen

Jika rekan-rekan ingin melamar pekerjan melalui email, perhatikan dulu alamat email perusahaan. Biasanya HRD dan divisi lainnya di perusahaan besar, tidak pernah menggunakan layanan email gratis.

Contoh misalnya:

Lowongan PT. PLN Sumbagsel, dan email yang diberikan adalah [email protected] atau [email protected]

Sebaiknya batalkan, dan urungkan melamar ke lowongan semacam ini. Hal ini demi keamanan data pribadi kita sendiri.

Melamar via WhatsApp?

Jika rekan-rekan ingin melamar sebagai karyawan toko kelontong, konter pulsa, penjaga booth minuman, mungkin melamar via WhatsApp masih relatif aman.

Tapi jika perusahaan besar yang rekan-rekan tuju. Maka hampir mustahil perusahaan besar membuka sistem rekrutmen melalui WhatsApp.

Kalaupun ada, biasanya WhatsApp hanya digunakan untuk menggali informasi di awal saja. Sedangkan dokumen persyaratan tetap disampaikan langsung atau melalu media lainnya.

Kesimpulan

Demikian tips-tips singkat versi lampungloker.com, sebelum melamar pekerjaan. Kami doakan rekan-rekan segera mendapatkan pekerjaan impian yang sesuai dengan harapan.

Konten ini akan terus kami update, jika ada materi lainnya yang kami temukan bermanfaat untuk dibagikan.

Salam